Skip to content
Advertisements

Menyelam di Ambergris Caye, Belize

Seputar Ambergris Caye

Ambergris Caye merupakan pulau terbesar di Belize dengan panjang 40 kilometer dan lebar 1,6 kilometer. Pantainya putih memanjang dan di bagian tengah pulau dikelilingi oleh area Mangrove swamp yang menurut beberapa penduduk, bila musim hujan, buaya-buaya berkeliaran di pulau tersebut dan nyamuknya tambah ganas. Sempat jadi ingat pada Gili Trawangan tapi dalam skala lebih besar tentunya. Pulau ini memiliki satu kota bernama San Pedro namun lebih mirip desa ketimbang kota, desa yang memiliki airport! Transportasi utama di pulau ini adalah Golfcart! Mobil bisa dihitung dengan jari, tapi golfcart ada dimana-mana dan bisa disewa harian atau mingguan. Selain itu, perahu (water taxi) juga menjadi transportasi handalan warga Ambergris Caye.

Penduduknya berasal dari berbagai ras dan etnik; Maya, Kriols, Garinagu, dan Mestizo. Lebih lengkap deskripsi kelompok etnik mungkin bisa dibaca melalui wikipedia. Bahasa sehari-hari mereka adalah Inggris dan Belizean Kriols. Selama saya di sana, saya merasa penduduk di Ambergris Caye luar biasa ramah. Mereka menyapa setiap berpapasan atau tersenyum dan bahkan kadang mengajak mengobrol. Umumnya mereka penasaran darimana asal saya karena wajah saya menurut mereka mirip kelompok etnik Maya tapi tidak sama persis. Para penjual jasa tur atau souvenir di jalanan pun ramah-ramah walaupun telah kami tolak jasanya. Secara singkat, mereka sangat santai dan relaks.

Soal makanan, saya menyukai sarapan pagi johnny cake isi ayam. Johnny cake ini seperti roti tapi bisa terbuat dari jagung atau tepung. Makanan lainnya mungkin agak mirip dengan Meksiko, seperti fajita, buritos, flank steak dan ceviche (seafood dengan bumbu citrus dan dimakan bersama nachos). Cabe yang sangat pedas bernama habaneros. Saya sarankan untuk berhati-hati kalau makan fresh habaneros kalau tidak ingin kunjungan anda rusak karena sakit perut, karena pedasnya melebihi cabe rawit.

Satu hal yang saya kagumi di Ambergris Caye adalah sarana wi-fi tersedia dimana-mana bahkan di hotel budget pun tersedia wi-fi gratis. Hal ini jelas mendukung turisme di lokasi ini. Turisme di sini diperuntukan bagi mereka yang mencintai aktivitas air di laut seperti menyelam, snorkeling, jetski, memancing ikan, dan aktivitas air lainnya. Alasan utama kami mengunjungi Ambergris Caye untuk menyelam dan berikutnya saya akan menceritakan ringkasan kegiatan menyelam kami.

Menyelam di Ambergris Caye

Kami memilih paket menyelam dari Island Divers Belize di San Pedro. Harga paket 2 tank di Belize lumayan mahal dan itupun tidak termasuk biaya penyewaan peralatan selam seperti BCD, wetsuit, finns dan mask. Setelah negosiasi (kebetulan lagi low season di Caye ini pada bulan Juni), akhirnya kami dapat harga 70 Amerika Dolar 2 tank sudah termasuk rental equipment (kalau tidak ditawar bisa sampai 90 Amerika Dolar!). Sementara kalau mau menyelam ke Great Blue Hole, biayanya mencapai 250 Amerika Dolar dan tidak bisa ditawar (dengan tambahan diving di 2 lokasi – Half Moon Caye dan Lighthouse Reef). Berhubung kami masih harus lanjut perjalanan ke Meksiko, dengan berat hati kami memutuskan untuk menyelam di seputar Ambergris Caye saja. Saat itu kami berpikir kalau memang diving di Belize memang seindah yang digembar-gemborkan, ya mungkin kami akan kembali untuk mengunjungi Belize.

Ambergris CayeIsland Divers Belize dikelola oleh Rudy Duran dan keluarganya. Beliau berasal dari Guatemala tapi sudah puluhan tahun tinggal di Belize. Setelah saya menyelam bersama beliau, saya kagum dengan Rudy Duran. Beliau sendiri yang membawa saya dan partner saya, sepasang mahasiswa dari Miami dan Steve dari Texas yang akan menjadi Dive Master. Rudy sepertinya mengenal setiap lokasi dive sites di luar kepala dan bahkan saya merasa beberapa ikan mengenali beliau. Setiap kali menyelam bersama beliau, selalu saja ada ikan yang mengikuti kami. Selain itu kepedulian beliau dengan kondisi coral reef patut diancung jempol. Saat menyelam, beliau tidak lepas perhatiannya melihat coral reef yang tertutup pasir dan membersihkannya atau mengembalikan tanaman laut atau coral yang terdampar ke pasir ke lokasi yang sebenarnya.

Keprihatinan yang melanda perairan Belize adalah para penyelam menemukan common lionfish yang bukan habitat alami dari perairan Belize sementara tidak ada predator dari common lionfish tersebut. Ketakutan dive operator dan pemerintah setempat bukan tak beralasan, tanpa predator, lionfish akan terus berkembangbiak dan memakan ikan-ikan usia muda. Asal muasal common lionfish bisa tiba di perairan Belize masih simpang siur. Salah satu cerita diantaranya, lionfish ini sudah bermunculan dari Bahama di tahun 1980-an karena ada hotel di Bahama membersihkan akuarium ke laut yang akhirnya berkembangbiaklah tipe lionfish ini di Bahama, dan saat Hurricane Katrina terbawalah mereka ke perairan Karibia (saya dengar dari rekan penyelam yang baru-baru ini menyelam di Curacao, mereka juga menemukan lionfish di sana) yang akhirnya sampai ke Belize. Kemungkinan lainnya adalah tsunami Indo-Pacific telah menghanyutkan common lionfish ke Belize. Entah mana yang benar, yang pasti lionfish memang kami temui di hampir di setiap dive-sites.

Menuju dive-sites di Ambergris Caye harus menggunakan perahu. Temperatur air sangat hangat sekitar 26-28 derajat Celcius, saya hanya menggunakan 2.5 mm wetsuit shorty sementara partner saya hanya menggunakan T-Shirt dan celana renang selutut. Berikut ringkasan lokasi dive-sites yang kami kunjungi selama di Belize.

Menyelam di sini perlu bayar 10 Amerika Dolar sebagai biaya masuk dan perawatan area. Di daerah ini ada beberapa lokasi yang menarik untuk dikunjungi:

Hol Chan Cut– shallow water dengan kedalaman 10 meter namun di kedalaman arus-nya lumayan kuat. Lokasi ini dipenuhi bermacam ragam ikan. Moray eels, stingrays, lobsters, spider crabs, dan macam-macam. Cocok juga untuk snorkeling.

Pillar Corals – kedalaman antara 18 meter – 30 meter. Lokasi ini dipenuhi coral berbentuk pilar. Luar biasa sekali pemandangannya. Sayangnya saat sampai di sini batu batere kamera abis dan tambah konyol lagi ekstra batere ketinggalan di hotel, jadi tidak bisa motret.

Eagle Ray Canyons – kedalaman antara 18 meter – 30 meter. Di lokasi ini kami berpapasan dengan eagle ray dan stingrays.

Cypress Canyon
Kedalaman daerah ini sekitar 12 meter – 30 meter. Menyelam di sini seperti melihat bukit-bukit dipenuhi coral reef berwarna warni dan ikan-ikan. Pemandangan yang luar biasa cantik. Kami melakukan cave diving. Sekelompok grouper kerap mengikuti kami ketika menyelam. Mungkin penasaran atau mungkin kenal Rudy. Salah satunya selalu berada di dekat Rudy.

Rocky Point

Di sini kami menemui tarpons, loggerhead turtles, lionfish dan nurse sharks. Ada eel morray hijau melintas di antara kami. Kaget tapi menakjubkan, awalnya saya kira eel morray ini akan menyerang salah satu penyelam tapi ternyata hanya melintas begitu saja. Ada ikan berwarna kuning seperti fusilier – tapi saya kurang yakin itu memang tipe fusilier – dan dia selalu mengikuti kami.

Esmeralda
Kedalaman sekitar 12 meter – 30 meter. Daerah lembah berbukit-bukit ini sangat cantik dan kami menemui sekitar 14 nurse sharks, black groupers dan morray eels yang bersembunyi di gua-gua kecil. Ketika menyelam di sini, salah satu nurse shark penasaran dengan finn partner saya, seperti mau menggigit finn-nya. Kami sempat tegang saat itu kemudian Rudy membantu mengalihkan perhatian nurse shark dengan memeluk nurse shark dari belakang. Sempet kaget juga melihat pemandangan tersebut, tapi setelah itu nurse shark yang penasaran itu pergi meninggalkan kami. Di sini kami melakukan cave diving.

Tackle box
Kedalaman hingga 40 meter. Menyelam di antara canyon yang dipenuhi coral reef, wah, rasanya gimana gitu, sepertinya saya mendadak merasa kecil sekali. Kami menemui nurse sharks, lobster dan lionfish. Ikan lainnya beredar di mana-mana. Pemandangannya luar biasa indahnya sulit untuk dilukiskan kata-kata..

Pengalaman menyelam di Ambergris Caye sungguh menggugah hati kami dan kecintaan warga Ambergris Caye terhadap laut patut diancungi jempol.

Perjalanan May-Juni 2010

Advertisements

8 Comments »

    • 🙂 oh, you should not worry too much about the fishes, they would not harm you unless if they feel threatened. Even we were diving with sharks – the sharks were curious and swam so closed with us but somehow they suspect us as other big fishes that produce bubbles..kinda weird…Ocean is really beautiful, and also relaxing to be in there at the same time.. 🙂